Universitas Warmadewa

Jl. Terompong No.24, Sumerta Kelod, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80239

Call:0361-223858

[email protected]

Upacara Pelantikan Dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Univeraitas Warmadewa

Rabu, 18 April 2018

Card image

Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Univeraitas Warmadewa menyelenggarakan Upacara Pelantikan Dokter pada Rabu, 18 April 2018 di Ruang Sidang Sri Ksari Warmadewa. Acara dihadiri Wakil Rektor II dan III Unwar, Dekan FKIK Unwar, Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Bali, Ketua Ikatan Dokter Indonesia Wilayah Bali diwakili oleh Sekretaris, para Wakil Dekan FKIK Unwar, Ketua serta Sekretaris Prodi Pendidikan Dokter, Perwakilan RSUD Sanjiwani dan RSUD Tabanan, Ketua POM FKIK Unwar, Kepala Bagian di lingkungan FKIK, dosen di lingkungan FKIK serta keluarga dari dokter yang dilantik.

Dekan melantik dan mengukuhkan lulusannya sebanyak 2 orang dokter atas nama dr. A.A. Sagung Ria Ardha Anggani, S.Ked dan dr. Karina Mutiara, S.Ked., dimana dokter tersebut telah lulus Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) yang meliputi ujian Computer Based Test (CBT) dan Ujian OESC. Perwakilan dokter yang dilantik dr. A.A. Sagung Ria Ardha Anggani, S.Ked., mengatakan ini merupakan langkah awal dalam menjalankan tugas untuk mengabdi kepada masyarakat. Ia mengucapkan terimakasih kepada seluruh dosen, dokter, keluarga besar FKIK Unwar, keluarga besar RS Sanjiwani Gianyar, dan semua pihak yang telah membantu dalam membagikan ilmu, membimbing serta mendukung dalam pencapaian sebagai seorang dokter. Tidak lupa ucapan terimakasih juga diucapkan kepada orang tua serta keluarga yang telah mendukung dalam pencapaian ini. “Gelar Dokter saya ini, saya persembahkan untuk keluarga besar saya” ungkapnya.

Wali dari dokter yang dilantik I Putu Indra Mandala Putra mengucapkan terimakasih kepada seluruh civitas akademika Unwar atas segala hal yang telah diberikan karena akhirnya anak-anak kami dapat menggapai cita-citanya sebagai seorang dokter. Ia juga memohon maaf jika ada kesalahan atau kekhilafan dari anak-anak kami dalam perjalanannya dalam menuntut ilmu di Unwar. “Kami sangat berbahagia dan berbangga hati atas pencapaian FKIK Unwar dalam perjalanannya selama ini, dimana anak-anak kami adalah generasi/angkatan ke-2 dari FKIK Unwar. Bisa dilihat perkembangannya sangat pesat dimulai dari fasilitas yang semakin memadai dan juga akreditasi B yang telah diraih” ungkapnya. Dalam sambutannya ia berharap semoga ilmu yang didapatkan dikampus ini dapat dipraktekkan dan berguna bagi masyarakat luas, bangsa dan negara. Ini merupakan langkah awal menghadapi dunia kehidupan yang sebenarnya.

Dekan FKIK Unwar dr. I Gusti Ngurah Anom Murdhana, SP.,FK., dalam sambutannya mengatakan hari ini ada 2 dokter yang  dilantik. Hari ini secara formal anak-anak ibu/bapak telah berakhir menyelesaikan studinya di kampus ini dan diakui secara nasional dengan lulus UKMPPD. FKIK sudah melantik sekitar 150 orang dokter pada umur yang ke 9 ini. Salah satu dari tolak ukur kemajuan FKIK adalah FKIK kini masuk kelas menengah di Fakultas Kedokteran seluruh Indonesia. Ini dinyatakan dengan penerimaan mahasiswa baru diatur oleh Kemenristekdikti, mahasiswa baru yang boleh diambil oleh Fakultas Kedokteran berkisar antara 50 untuk yang baru, maksimal 250 orang, ada 5 tingkatan. FKIK Unwar termasuk kelas menengah dan boleh menerima 150 orang karena akreditasi B, mempunyai RS Pendidikan, lulusan UKMPPDnya tinggi dan juga mempunyai rasio yang cukup antara dosen dan mahasiswa. Namun demikian, walaupun diberikan kuota 150 orang, tetapi FKIK hanya mengambil mahasiswa hanya 100 orang. Untuk sementara 50 kuota tidak dipakai. Mudah-mudahan nantinya FKIK bisa menjadi kelas utama. Dekan berpesan kepada dokter yang telah dilantik bahwa lakukan profesi ini secara professional, kompetensi terus ditingkatkan, etika jangan ditinggalkan baik etika profesi maupun etika service kepada pasien, dan aturan-aturan dibaca dengan baik jangan sampai akhirnya kejeblok karena aturan yang kurang dipahami. Dengan demikian kedepannya diharapkan tidak ada alumni FKIK yang mendapatkan suatu kesulitan apalagi masuk ke ranah hukum demi menjaga nama baik almamater.

Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Bali dr. Ketut Suarjaya, M.Kes. mengucapkan selamat kepada dokter baru yang telah dilantik beserta keluarga dan juga selamat kepada Unwar karena telah meluluskan dokter- dokternya. Untuk menjadi dokter tidak mudah, perlu perjuangan dan sekolah cukup lama. Tetapi harus berbangga sebagai dokter karena dokter adalah salah satu orang yang dianugrahi kelebihan untuk menolong orang. Menolong orang adalah suatu karunia dan tugas yang sangat mulia. Dokter selain memiliki ilmu kedokteran juga harus bisa bersosialisasi di masyarakat, bisa paham permasalahan-permasalahan di masyarakat karena pembangunan kesehatan bukan hanya mengobati orang sakit tetapi pembangunan kesehatan sesungguhnya bagaimana kita menjaga orang sehat tetap sehat. Itulah paradigma sehat.