Universitas Warmadewa

Jl. Terompong No.24, Sumerta Kelod, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80239

Call:0361-223858

[email protected]

Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali Gelar “Workshop Kehumasan”

Jumat, 10 Juli 2020

Card image

Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali (YKKPB)  menggelar Workshop Kehumasan berlangsung selama 2 hari pada tanggal 10-11 Juli 2020 di Ruang Sidang Widya Sabha Uttama Set. Yayasan. Acara dibuka oleh Ketua YKKPB, dihadiri oleh Sekretaris dan Bendahara YKKPB, para Narasumber, Ketua Panitia dan Panitia Penyelenggara, serta seluruh peserta Workshop.

Pematerin I : Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. (Pengembangan Jejaring/ Networking)
Pemateri II : Putu Suprapti Santy Sastra, SH., Cht., CI. (Etika Pemberitaan)
Pemateri III : I Putu Putra Jaya Wardana (Pengelolaan Media Sosial dan IT)
Pemateri IV : A. A Gde Agung Parameswara, S.E., M.Si. (Pengambilan dokumentasi)
Pemateri V : Dr. Agus Darma Yoga Pratama, S.S., M.Hum. (Kehumasan dan Program Kegiatan)

Ketua Panitia Dr. Agus Darma Yoga Pratama, S.S., M.Hum., mengucapkan terimakasih kepada Yayasan karena sudah mendukung program yang direncanakan dan kegiatan hari ini terfokus pada Kehumasan. Bagian kehumasan melalui media sosial (instagram dan website) adalah cerminan yang pertama kali dilihat oleh publik apalagi di saat pandemi covid19 sehingga setiap konten atau isi berita harus dikemas dengan baik dan tepat sasaran. Melalui workshop ini semua peserta akan belajar mengenai pembuatan konten melalui workshop dengan narasumber yang ahli di bidangnya masing-masing. Bagian kehumasan sebagai external affairs artinya langsung bersentuhan dengan publik atau masyarakat sehingga pelayanan yang diberikan harus maksimal dan quick respond. Jdi disini juga penting untuk mengetahui bagaimana handling complaints dan membangun citra lembaga yang baik. Tentunya setelah pelatihan ini akan dilanjutkan dengan pembentukan forum kehumasan antar UPK dibawah YKKPB sehingga akan terjalin integrasi Kehumasan baik sharing informasi dan juga networking. Kehumasan sebagai pusat data karena semua bentuk dokumentasi berupa tertulis maupun audiovisual tersimpan secara rapi ketika kita berhasil membuat sebuah sistem yg baik. Beberapa tahun ke depan seluruh dokumentasi tersebut akan menjadi moment-moment yang tidak ternilai harganya dan tidak boleh hilang. Harapan kedepannya bagian humas di tiap fakultas ataupun UPK mampu menyimpan semua dokumetasi tersebut baik untuk kebutuhan borang atau lainnya secara lengkap.

Ketua YKKPB Dr. Drs. A. A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si., dalam sambutannya mengatakan kegiatan workshop ini merupakan serangkaian HUT YKKPB ke-36 yang akan jatuh pada tanggal 30 Juli 2020. Kegiatan ini dikatakan sangatlah penting bagi semua baik secara personal maupun secara organisasional. Secara personal, peserta yang hadir dalam workshop adalah orang-orang terpilih yang tentunya bergelut di dunia informasi dan tekhnologi. Secara organisasional, kehumasan dikatakan sebagai ‘wajah dan pintu gerbangnya sebuah rumah” dalam rangka memperkenalkan, memperlihatkan dan memberi tahu kepada siapapun tentan apa isi dari rumah tersebut. “Jadi jika humas kerjanya buruk maka wajah kita terlihat buruk. Jika isi rumah berantakan berarti humasnya juga berantakan. Oleh karena itu melalu workshop ini saya berharap kita mulai menata wajah kita agar terlihat menarik”, pungkasnya.

Selama ini tempat humas beraktivitas dan menyampaikan informasi. Kehumasan memiliki dua hal yang sangat penting dan substantif , yang pertama yaitu berkaitan dengan konten atau isi. Dengan banyaknya berita bohong saat ini maka humas harus tau bagaimana cara menulis dan memberitakan sesuatu agar tidak dikatakan berita bohong. Yang kedua, konten juga menyangkut isi berita, humas itu bukan memberitakan dirinya melainkan memberitakab  lembaga dan kegiatannya. Humas bekerja di belakang layar, menjadi tukang foto membuat orang lain terlihat cantik/tampan.

Ketua Yayasan juga menyampaikan bahwa humas harus mampu mengkemas sebuah berita sebaik mungkin agar menjadi viral dari sisi positif. Sebagai humas, dikatakan harus cekatan dan kreatif serta cerdas dalam hal membaca situasi dan kondisi, bisa mengetahui moment berita apa yang harus dimunculkan. Inilah konteksnya dan harus dikelola dengan baik dalam rangka menigkatkan citra lembaga. Inilah yang membuat peran humas sangat penting dan strategis di tengah-tengah media yang begitu kejam dan luar biasa. Jika humas sudah bekerja dengan baik,  promosi-promosi yang sifatnya konvensional harus mulai ditinggalkan, dan mulai harus bermain dengan konten-konten media. Jadi kuncinya bagaimana humas harus menguasai media sosial dan web, sehingga setiap orang mengakakses apapun Warmadewa akan muncul

Humas Unwar Melaporkan.