Yudisium Ke-74 FH Unwar "Lulusan Dibekali Keterampilan Pendamping Ijazah"
Selasa, 05 September 2023
Sebanyak 101 orang lulusan Sarjana Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Warmadewa (FH Unwar) dilepas pada upacara Yudisium Sarjana ke-74 Periode September 2023, di Auditorium Widya Sabha Uttama Kampus Unwar, Selasa (05/09/23).
Berdasarkan Indek Prestasi Komulatif (IPK), 100% lulusan memperoleh IPK di atas 3,25. Hal ini menandakan sasaran mutu kelulusan di atas rata-rata yang ditetapkan Universitas, yaitu 75% memperoleh IPK di atas 3,25. Dimana, sebanyak 33 orang lulus sangat memuaskan dan 68 orang lulus dengan pujian (cumlaude). Pada yudisium kali ini, lulusan terbaik diraih oleh Ni Luh Rista Devi Natalia dengan IPK: 3,95 (cumlaude). Dengan dilepasnya 101 orang lulusan ini, saat ini FH Unwar telah meluluskan 6.857 orang sarjana.
Dekan FH Unwar, Prof. Dr. I Nyoman Putu Budiartha, SH.,MH., didampingi para Wakil Dekan FH Unwar, mengatakan tercapainya sasaran mutu lulusan ini tidak terlepas dari dukungan tenaga dosen, tenaga kependidikan dan sarana prasarana pembelajaran serta atmosfer akademik yang kondusif. Tenaga dosen tetap berjumlah 57 orang, yang terdiri atas 6 orang guru besar, 28 orang doktor, kandidat doktor 10 orang dan 13 orang dosen (S-2). Disamping tenaga dosen tetap, terdapat juga dosen luar biasa dari unsur Guru Besar Unud, Birokrat Pemda Provinsi Bali serta dari praktisi penegak hukum. Seperti, hakim, jaksa, advokat, dan notaris. Sedangkan tenaga kependidikan berjumlah 12 orang, meliputi 2 orang S-2, 9 orang S-1, dan 1 orang berpendidikan D3. Disamping itu, sarana dan prasarana penunjang tersedia sangat memadai.
Prof. Budiartha, mengungkapkan sampai saat ini student bodies FH Unwar berjumlah 2.020 mahasiswa aktif yang didukung 57 dosen tetap. Sehingga, ratio dosen dan mahasiswa berkisar 1 : 43. Kondisi ini sangat ideal mengingat ketentuan yang ditetapkan Kemenristekdikti adalah 1 : 45.
Untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi lulusan, FH Unwar telah melakukan dan mengembangkan kerjasama baik berskala nasional maupun Internasional. Kerjasama nasional disamping dengan pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota juga dilakukan kerjasama dengan Mahkamah Agung (MA) dalam melaksanakan pendidikan mediator, dengan Peradi / AAI dalam melaksanakan Pendidikan Khusus Provesi Advokat (PKPA), dan dengan Kemenkumham melalui Badan Pembinaan Hukum Nasional dalam penyelenggaran Pelatihan Legal Drafting, serta dengan Jimly School of Law and Government dalam pelaksanaan Contract Drafting dan Pelatihan Sertifikasi Mediator. Sedangkan, kerjasama internasional telah menjalin MoU dengan Universiti Teknologi Mara Malaysia, Universitas Dili Timor Leste, Han-Kuk University Korea Selatan, Universitat Der Bundeswehr Munchen-Jerman, Jawaharlal Nehru University-India, dan Universidade Da Paz-Timor Leste.
Dengan berbagai upaya yang dilakukan berkenaan dengan pelaksanaan karistik tri dharma, diyakini lulusan FH Unwar memiliki kualitas yang memadai dan mampu bersaing di era global. Hal ini dibuktikan bahwa dengan berlakunya kurikulum KPT-Dikti mengacu KKNI tahun 2019 yang telah diperbaharui dengan Kurikulum tahun 2019, para lulusan diwajibkan memiliki ketrampilan kemahiran hukum yang profesional sebagai Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) yaitu Pendidikan Profesi Advokat, Pelatihan Mediator, Pelatihan Legal Drafting, atau Contract Drafting sebagai pendukung kompetensi lulusan.
Prof. Budiartha, mengungkapkan sejak awal berdiri FH Unwar senantiasa mengikuti perkembangan yang terjadi termasuk mengikuti ketentuan perundang-undangan dari kementerian. Secara institusional FH Unwar dikatakan telah mengembangkan kelembagaan keilmuan hukum dengan memantapkan pelaksanaan Prodi S-1 Ilmu Hukum, mengembangkan dan membina Prodi S-2 Ilmu Hukum dan S-2 Kenotariatan, serta tahun 2020 telah dibuka Prodi S-3 Hukum. Mengenai status Akreditasi Prodi S-1 Ilmu Hukum adalah terakreditasi Unggul (A) sejak 10 September 2019.
Dengan berbagai keahlian dan kelebihan yang dimiliki, para lulusan diharapkan tidak harus menganggur mencari kerja (sebagai job seeker), tetapi harus kreatif bisa menciptakan lapangan pekerjaan (sebagai job creater). Untuk itulah, para lulusan diminta terus menjaga dan mengembangkan profil lulusan yang berintegras (attitude), memiliki pengetahuan hukum yang memadai dan selalu dikembangkan (knowledge) serta harus memiliki ketrampilan kemahiran hukum (skill) agar menjadi lebih profesional dan mampu bersaing di era globalisasi. Bagi yang ingin melanjutkan studi kejenjang S-2, atau Pendidikan Profesi Advokat diharapkan masih tetap bergabung dengan mendaftar di S-2 Ilmu Hukum atau S-2 Kenotariatan yang dibina FH Unwar.
Jumat, 29 Agustus 2025
PKKMB Unwar 2025/2026 Resmi Dibuka, 3.514 Mahasiswa Baru Bergabung
Minggu, 31 Agustus 2025
Unwar Gelar PKKMB Reguler B, Fasilitasi Kuliah untuk Masyarakat yang Sudah Bekerja
Sabtu, 30 Agustus 2025
Unwar Gelar Workshop Penilaian Berbasis CPL untuk Dukung Kurikulum OBE
Kamis, 28 Agustus 2025
FH Unwar Gelar Semnas Reformasi KUHP Bersama Akademisi dan Praktisi Hukum
Kamis, 28 Agustus 2025